Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
10/13/2012 10:04:00 AM
Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
Imam Ahmad, Rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu
'Anhuma bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada hari yang
paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya
dari pada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil,
takbir dan tahmid".
Mengapa 10 hari pertama Dzulhijjah begitu istimewa, sehingga
dianjurkan berpuasa pada saat-saat itu. Kita simak sebuah Hadits yang
diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda:
Hari 1 bulan Dzulhijah adalah hari di mana Allah swt mengampuni
dosanya Nabi Adam as. Barang siapa berpuasa pada hari tersebut, Allah swt akan
mengampuni segala dosanya.
Hari 2 bulan Dzulhijah adalah hari di mana Allah swt mengabulkan
doa Nabi Yunus dengan mengeluarkannya dari perut ikan. Barang siapa berpuasa
pada hari itu seolah olah telah beribadah selama satu tahun penuh tanpa berbuat
maksiat sekejap pun.
Hari 3 bulan Dzulhijah adah hari di mana Allah swt mengabulkan
doa Nabi Zakaria. Barang siapa berpuasa pada hari itu, maka Allah swtakan
mengabulkan segala do’anya.
Hari 4 bulan Dzulhijah adalah hari di mana Nabi Isa AS
dilahirkan. Barang siapa berpuasa pada hari itu akan terhindar dari
kesengsaraan dan kemiskinan.
Hari 5 bulan Dzulhijah adalah hari di mana Nabi Musa AS
dilahirkan, barang siapa berpuasa pada hari itu akan bebas dari kemunafikan dan
azab kubur.
Hari 6 bulan Dzulhijah adalah hari dimana Alloh swt.membuka
pintu kebajikan untuk Nabinya, barang siapa berpuasa pada hari itu akan
dipandang oleh Alloh dengan penuh Rahmat dan tdk akan diadzab.
Hari 7 adalah hari ditutupnya pintu jahannam dan tidak akan
dibuka sebelum hari kesepuluh lewat. Barang siapa berpuasa pada hari itu Allah
swt akan menutup tiga puluh pintu kemelaratan dan kesukaran serta akan membuka
tigapuluh pintu kesenangan dan kemudahan.
Hari 8 adalah hari Tarwiyah. Barang siapa berpuasa pada hari itu
akan memperoleh pahala yang tidak diketahui besarnya kecuali oleh Allah swt.
Hari 9 adalah hari Arafah. Barang siapa berpuasa pada hari itu
puasanya menjadi tebusan dosanya setahun yang lalu dan setahun yang akan
datang.
Hari 10 adalah hari raya Iedul Qurban.
Barang siapa menyembelih Qurban, maka pada tetesan pertama darah Qurban
diampunkan dosa dosanya dan dosa anak anak dan istrinya.

Posting Komentar