wellcome to daniel alvarez blog ... indulge your self with poetry and article ... any suggestion, please write in coment box ... interested, please join us became member

ARUS PAGI

Arus pagi



Diberbagai sudut kota ini, pagi pagi kebanyakan orang orang sudah memulai berbagai aktivitas, malah ada yang sedari subuh dan dinihari.
Mereka yang masih sekolah yang sekolahnya dekat dari rumah bisalah cuma dengan berjalan kaki, dan yang jauh alternatif satu satunya ya naik transportasi untuk sampai ke sekolah. Transportasi yang digunakan pun beragam, mulai dari sepeda motor hingga mobil, baik kesekolahnya diantar sodara atau orang tua, atau malah dibawa sendiri. Nah bagi yang kagak ponya atau yang orang tuanya tidak sempat mengantarkan, pilihannya tinggal naik angkot atau naik ojek, atau kalo lagi nasib baik nyebeng sama teman ( maunya seh geto ... hehe ).
Tak jauh berbeda juga dengan mereka mereka yang pergi bekerja, mereka juga membawa kendaraan sendiri dan ada juga yang nyebeng sama teman. Tapi di beberapa perusahaan swasta mereka menyediakan kendaraan untuk antar jemput karyawannya, biasanya kalo mobil kecil bisa sih antar jemput kerumah, tapi kalo mobil besar seperti bus, mereka harus menunggu di pinggir jalan raya tempat jalus bus tiap hari. Nah bagi mereka yang tinggal bukan di pinggir jalan raya, mau gak mau mesti jalan atau naik kendaraan lagi ke titik penjemputan.
Bagi mereka yang bekerja memiliki warung yang menjual sarapan, kegiatannya malah dimulai dari awal lagi. Kemarennya mempersiapkan bahan yang akan di olah untuk pagi ini dan dini hari mereka sudah sibuk memasak berebagai macam jenis makanan yang ditawarkan nantinya kepada pelanggan. Nah bagi yang bertepat tinggal di warungnyanya itu, mereka bisa secara langsung mempersiapkan dagangannya dengan cepat. Tapi bagi yang bertempat tinggal jauh dari warungnya, mereka mesti cepat cepat membawa barang dagangannya karena khusus dagangan sarapan itu rentang waktunya pendek sekali.
Para pedagang dipasar seperti itu juga, dini hari mereka telah sibuk dengan mempersiapkan dagangannya, seperti pedagang ikan, daging, kelapa cabe, rempah rempah, sayur. Karena disaat warung nasi sudah mulai sibuk membeli bahan bahan yang akan diolahnya. Tapi para pedagang pakaian, sepatu, kain, buku, termasuk showroom kendaraan bermotor, mereka agak telat buka tokonya, biasanya jam 08:00 pagi.
Beda lagi ibu ibu yang tinggal di rumah, apalagi yang masih ponya anak kecil, dari dini hari sudah sibuk sekali, ngurus rumah, ngurus anak, nyiapin sarapan pagi, setelah tu, pergi kepasar beli bahan bahan untuk kebutuhan rumah tangga.
Kalo dirumah sakit lain lagi, mereka rutin merawat, mengobati dan menjaga orang sakit biar cepat sembuh, baik sakit flu sampai kanker, baik yang rawat jalan, UGD, maupun rawat inap. Mereka berusaha memebantu orang orang sakit hingga sembuh.
Disekolah guru guru mengajar murid murid yang dimana sekarang ini fungsinya cuma mediator perpindahan ilmu dari buku kemurid saja, beda dengan dahulu, kelas 1 SD guru yang mengajar murid membaca hingga lancar, tapi sekarang kalo belon bisa baca belon boleh sekolah ( kok tambah ringan ya ??? ). Andai saja guru guru yang sekarang benar benar mendidik murudnya dengan hati yang tulus ... mungkin tidak ada tikus tikus yang kerjarnya mengkorupsi dana untuk pembangun, padahal itu duit kita kita yang setia bayar pajak.
Tapi pagi pagi ini bagaimana anak anak yang tidak ponya rumah, gelandangan, pengangguran pagi ini ? apa yang mereka fikirkan pagi ini ? apa mereka memikirkan juga dimana tempat sarapan yang paling enak ? apa mereka memikirkan ntar siang makan dimana atau bisakah nanti dapat makan dan siapa yang sudi memberi kebaikan untuk makan mereka ? ( andai saja ada yang membuka mata ..... ).

 Jadi begitulah arus pagi ini ... memang itu luput dari pantauan kita kita, meskipun sudah ada cctv terpasang dimana mana.


Vissel avispa
Doeri, 06 Nov 2015
0 Responses

Posting Komentar

Blogger Templates